Tulisan berikut ini adalah tugas yang dikumpulkan pada kuliah Etika di Dept Tek Mesin FTUI. DAri 102 mhs yang ikut kuliah ini, mungkin hanya dua yang pantas untuk ditampilkan. Ini adalah salah satunya.-
—————————————————–
NAMA : ACHMAD SHOIM (0606029302)
Sebenarnya, agak ragu-ragu juga untuk menjadikan aktivitas ini sebagai tugas mata kuliah etika enjiniring. Ya,jikalau ini dipandang baik semoga dapat diambil manfaatnya, namun jikalau ini dianggap buruk, semoga dapat dijadikan pelajaran juga. Mungkin jika dilihat sekilas, kayanya apa yang saya lakukan itu tidaklah terlalu spesial atau gimana ?. Aktivitas ini sudah saya jalani selama hampir 2 tahun yaitu aktivitas sebagai salah satu Pembina asrama siswa SMA. Sebelum saya menceritakan aktivitas tersebut, saya akan menceritakan terlebih dahulu penyebab kenapa saya bisa menjadi Pembina siswa SMA. Sebenarnya ketika awal masuk kuliah di UI, saya masuk sebuah yayasan dan dari situ saya mendapatkan tempat tinggal gratis (hidup satu rumah bersama teman-teman yayasan yang lain). Tetapi anehnya, kami tidak dituntut untuk ikut kegiatan A,B,C dsb. Yayasan hanya meminta suatu hal yang kelihatannya simple, yaitu cuma meminta agar rumah itu bersih, piket rumah jalan (piket masak, belanja, cuci piring dsb) dan diminta untuk mengajak teman sebanyak-banyaknya untuk main ke rumah kemudian kami harus ramah melayani semua tamu yang datang nantinya (lanjutannya panjang jikalau diceritakan, tetapi intinya kami mendapatkan banyak pelajaran dari situ karena hal tersebut ternyata susah dijalankan – kami belajar untuk berkorban, belajar untuk menghargai perbedaan dsb) . Kemudian setelah satu tahun berjalan, tiba-tiba ada tawaran dari yayasan, siapa yang bersedia bantu-bantu sekolah (sekolah milik yayasan ; dalam hal ini menjadi Pembina asrama SMA). Dan ternyata, hampir semua penghuni rumah tersebut merasa keberatan jikalau harus tinggal di asrama SMA, dikarenakan jauh, bakalan nambah ongkos makan&angkot, dan pastinya bakalan lebih banyak pikiran&waktu yang diminta nantinya (untuk program sekolah, program pembinaan siswa di asrama dan pastinya tinggal bersama siswa-siswa dsb). Sedangkan kompensasi yang didapat hampir sama, hanya tempat tinggal gratis saja (tinggal di asrama dengan siswa SMA). Tetapi anehnya, saya dengan penasaran (kayanya menantang juga nih??)akhirnya mengatakan bersedia.
Dan ternyata setelah menjalaninya, aktivitas tersebut memang tidaklah mudah (banyak hambatan, baik dari saya sendiri dan dari luar). Tetapi, saya tetap berusaha optimal untuk itu. Dikarenakan saya melihat bahwa siswa-siswa tersebut bukanlah orang sembarangan, saya yakin mereka adalah orang – orang yang bakalan sukses nantinya dan punya cukup pengaruh nantinya. Dan ketika mereka sukses dan punya pengaruh, saya berharap apa yang saya dan teman pembina lainnya lakukan dapat menjadikan mereka menjadi orang-orang yang bermanfaat, peka dan dapat menghargai orang-orang di sekitarnya. Mengapa siswa tersebut bukan orang sembarangan, dikarenakan yang masuk sekolah tersebut beragam, baik dari segi tingkatan ekonominya, segi agamanya (ada yang Islam, Katholik, Kristen, Hindu&Budha), dan secara umum bisa diklasifikasikan menjadi 2 macam : 1. Siswa Beasiswa (yang merupakan anak-anak unggulan bangsa Indonesia ini, juara olimpiade sains nasional, anak daerah berprestasi dsb). 2. Siswa Non-Beasiswa (yang merupakan anak-anak orang kaya dan sangat mampu dari segi ekonomi- mengingat biaya sekolahnya yang cukup mahal, bahkan semesterannya lebih mahal dari UI). Nah,karena hal itulah saya merasa perlu untuk sedikit berbagi pengalaman dari orang yang sudah duluan hidup ini. Kemudian, dari hal tersebut harapan kami adalah agar mereka bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk keluarganya, teman-temannya, bawahannya (ketika mereka jadi atasan nantinya) daerah asalnya dan syukur-syukur bisa berguna bagi bangsa dan rakyat nantinya (tidak apa-apalah bermimpi, Kan mimpi itu adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia—kata Nidji sih gitu!!).
Perlu saya jelaskan juga bahwa status Pembina tersebut, bukan sebagai pengawas yang menyeramkan atau sejenisnya, tetapi kami diminta untuk menjadi kakak dan teman untuk siswa-siswa (tempat curhat dsb), kemudian terkadang menjadi konsultan untuk orang tua juga. Dari hal tersebut, banyak pengalaman lucu dan seru yang saya dapat. Terkadang ketika orang tua lagi banyak masalah, saya bisa sampai jam 11 malam ngobrol sama mereka. Padahal besoknya, tugas kuliah masih banyak lagi. Ada juga siswa yang membuat saya kaget dan sadar jikalau materi itu bukan segalanya, ada beberapa siswa yang langsung dari mulutnya mengatakan jikalau “saya rindu dengan pelukan orang tua saya, saya tidak butuh banyak materi dari mereka”. Ada juga, siswa yang berperilaku nakal dsb tetapi setelah saya cari tahu, ternyata mereka itu mencari perhatian, ingin melampiaskan kekesalan terhadap orang tua mereka bahkan ada yang mengatakan “saya sudah bosan menangis!!, karena dari kecil saya sering nangis, gara-gara saya sering dipukul, kemudian orang tua saya bercerai, ayah saya meninggal beberapa tahun kemudian dan ibu saya entah kemana, sekarang saya tinggal bersama bibi dan paman saya dsb”. Itu sebagian perkataan yang saya dapatkan dari siswa. Berbeda lagi ketika dengan orang tua,yang mengatakan “saya bingung, saya melakukan A,B,C dsb itu… Cuma buat anak saya, orang tua itu hanya ingin agar anaknya bahagia, kami ga terlalu mengharapkan kami dapat apa dari mereka, kami hanya ingin agar mereka bahagia dan sukses nantinya”. (masih panjang nih kalo dilanjutin Lagi).
Tapi, Gila ga tuh manusia ??? emang manusia itu, makhluk yang paling aneh yang diciptakan oleh Tuhan.
Thursday, June 18, 2009
Tempat Curhat Anak SMA
Saturday, May 23, 2009
Tanjung Bicari Kaimana
Tanjung Bicari Kaimana
Beberapa kata kunci saya tulis dulu aja biar tak lupa tentang hal2 yang akan ditulis. Tanjung Bicari, Bitsyari, Besari, Sisir, makam keramat Habib Muthahar Alhamid, Sisir, Kapiten, Raja Aituarauw, Namatota, Kampung Seram, Kaki Air, Crooy, Coa, Pasar Senja.
13 Mei, ini tanggal istimewa bukan sih ?
Tanggal apa coba tebak ? Ya buat orang Jakarta tak pernah lupa ya. Pembakaran Mall dan ruko diseantero Jakarta tahun 1998. Ratusan orang mati di Yogya Department Store Klender. Pasar swalyan Goro Bekasi diserbu rakyat dan dijarah habis2an. 12 Mei sehari sebelumnya terjadi penembakan mhs Trisakti. Peristiwa mengerikan, yang sampai hari ini tak jelas siapa yang bertanggung jawab. Semua lewat begitu saja, dengan memakan banyak korban. Oh sudah sudah… cukup sekali saja jangan lagi terjadi peristiwa macam itu. Kitorang bikin yang manfaat saja jangan yang begitu he…
But today I’ve been in Kaimana, now I’m writing this text at Hotel Kaimana Beach (KBH). Tadi pagi kitorang duduk2 minum kopi di Resto depan hotel, resto namanya sama Kaimana Beach juga, mungkin yang punya sama dengan yang punya hotel. Duduk ngobrol sambil mandang ke laut lepas. Pantai berpasir melebar ke laut. Kala air surut muncullah semacam pulau pasir banyak binatang laut yang masih tertinggal di pulau2 pasir itu. Tiga anak laki bermain gembira di pulau kecil itu basah2an gembira tanpa beban bebas dan senang. Mengapa harus mengganggu anak2 yang selalu gembira di tepi laut. Jadi untuk apa sekolah ? sekolah itu susah, sekolah itu tegang, harus ulangan harus ujian harus UASBN harus Ujian Akhir Sekolah. Setelah itu toh susah cari kerja. Sedang tak sekolah jadi biasa kerja sendiri cari penghidupan tidak dihidupi oleh orang lain. Apalagi kalau ikan ada tinggal pancing sedikit, daun2 dan buah untuk makan tinggal ambil di halaman atau sedikit ke hutan. Hidup ini mudah toh ?
Ouw Yeee !! (itu kata project P di iklan).-
Satu dua bangau kecil mencari makang ikang (mirip kaya orang Makassar ya, begitu seringnya saya dengar orang sini bicara… ikang fauzi kaleee…), kopi, blinjo, airputih, pisang jadi santapan kami berdua. Tak perlu dicritakan isinya obrolan penting gak penting. Oh tentu saja obrolan itu membelah dunia dari timur kebarat utara keselatan bawah laut ke outer space, dari dunia tembus ke akhirat alam nyata mixing dengan alam khayal, tasawuf filsafat sampai sosiologi. Kadang Khopingho bertempur dengan Nagasasra. Spongebob ketemu Sangkuriang. Dari penjahat sampai nabi, Malaikat jin dan hantu serta Tuhan, juga turut menyemarakkan suasana omongkosong pagi.
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=YPhcqEjYr6c]
Itulah kira2 isi obrolannya… gak penting isinya yang penting gunanya untuk kemaslahatan bangsa ini…. Wuah…hebat kali..?
Semua dikupas tuntas dibahas dengan berbagai metodologi dengan tidak pernah melupakan fakta dan data eksperimen berbasiskan formula tertentu sesuai dengan standar ISO dan SNI. Sehingga analisis yang akurat dapat ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik, dimana diskusi merupakan bumbu penyedap yang wajib walau selalu menyimpang dari hipotesa. Kesimpulan sebagai sebuah pernyataan tesis tetap harus ada, dan tidak perlu menampilkan apa-apa yang sudah jelas sebagai hasil pengamatan. Ini yang sering ditulis oleh para peneliti pemula dan peneliti tua sekaligus. Biasanya peneliti lokal tak punya keberanian untuk menyatakan pendapat karena begitulah mereka dididik, menjadi manusia peragu. Alias tak berani tanggung jawab. Sintesis yang muncul atau hasi eksperimen yang menyimpang disebut kesalahan pengukuran karena menggunakan tools yang tidak akurat… oouw dorang bodoh kali… gitu kata orang sini. Fenomena alam yang terjadi tidak dibaca (karena tak cocok dengan teori dan tak sesuai dengan pola pikir awal dan frame of mind yg awam) tapi dihindari dengan selalu mencari-cari kambing hitam, alatlah yang salah, orang lainlah yang salah, atau kalau ada kambing terutama yang hitam selalu jadi sasaran untuk di blame. By the Way sambil ngetik teks ini di TV ditayangkan penguburan jenazah dari korban jatuhnya pesawat Hercules TNI-AU di Magetan dimana ada 90 an orang meninggal dunia. Suasana duka keluarga korban sangat terasa, isak dan tangis keluarga yang ditinggalkan menambah luka semua yang melihat pemakaman. Pesawat tua itu sudah seharusnya mendapat perawatan yang lebih baik atau kalau mau lebih save lagi harus di-grounded- segera demikian juga dengan pesawat2 tua lainnya. Budget untuk TNI mungkin perlu ditambah untuk mengganti peralatan tua dengan peralatan yang baru.
Setelah satu tandan pisang habis dikunyah oleh dua primata ini, muncul ide untuk mengunjungi SMA dan SMK di Kaimana ini.maka ditelponlah pak Monas (Mohammad Nasir)yg segera sigap mengirim mobil Avanzanyadengan supir khususnya si Ufi tentu item dan kriting karena dorang asli dari Kaimana. Diantarlah kami visit dua SMK yang ada. Ternyata keduanya sudah tutup. Padahal hari baru jam 1330 an kira2. Tapi semua sudah kosong. Rupanya tak ada kegiatan berarti di Kaimana ini jadi semua orang tidur siang di rumah. Jam 14 semua guru sudah berada di rumah masing2 dengan keluarganya.
Kenapa kitorang musti cari susah ?
Jadi kami baik lagi hotel, barujam ½ 4 pergi keluar cari internet di warnet. Cuma ada dua komputer disitu, setelah satu jam ngoprek2 tapi tidak juga bisa dpt web yang dicari karena kecepatannya sangat rendah, pergilah primata bertisyert ini naik beca ke kota menuju pasar senja di tengah kota. Silakan tengok videoklip orang desa masuk kota karena noraknya naik beca di Kaimana. Lalu balik hotel naik angkot, dijlan ketemu Monas jadi dorang kasi kita pinjam mobil dg si Ufi supirnya yang njemput jam 5 utk bisa berenang di pantai.
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=aawBKfO80KU]
Dasar laut jelas terlihat karena jernihnya air. Dan sampai jauh menjorok ke laut muka air tetap rendah paling hanya sampai perut. Puas2lah berenang disitu sehinggak hampir tiap hari kadang pagi kadang sore dua primata yang lepas dari kandangnya di UI sukaria berenang. Dan airnya ma’... hangat... coba bayangin mandi di laut air hangat. Luarbiasa kan ?
Di pantai itu ada pak Moro dan Nenek rambut putih, pemilik rumah pinggir pantai yang kasi kitorang mandi air tawar di perigi yang airnya jernih padahal hanya 2 meter dalamnya di pantai pasir lagi. Malamnya kami sempat tahlilan di salah satu rumah Alhamid dan selesai itu disuguhi macam2 makanan, Alhabib Al Muhammad bin Idrus Alhamid ketemu sama Hababah Syifa untuk mengecek silsilah Alhamid mulai dari Hadramau sampai di Papua. Semua catatan istilah itu ada di bukunya Habib. Lihat videoklip.-[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=D5ZUk01vs7s]
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=NRLMm-jqZUU]
Beberpa keywords yang saya tulis di depan akan sy jelaskan sedikit. Sisir daerah agak jauh ke timur dari Kaimana naik boat 2 jam. Habib Muthahar, makam keramat di Tg Bicari yang perlu naik boat 30 menit dari Kaimana. Nanti di cerita selanjutnya akan ada ttg Tg Bicari. Crooy nama tempat di Kaimana. Coa daerah bandara Kaimana. Namatota, nama pulau naik boat kearah timur 2 jam yang jadi perkampungan dg penduduk 300 an jiwa. Kami juga sempat bermalam di kampung itu. Kampung Seram, daerah pinggir pantai dekat pelabuhan dimana saudara2 Aituarauw dan Alhamid banyak tinggal. Mohdar Alhamid sebagai tokoh Gerindra di kampung Seram ini dengan anaknya Fadil yang aktif dengan berbagai kegiatan. Masjid besar dengan kubah yang besar sedang dibangun disini, mesjid ini sempat dikunjungi oleh rombongan mentri (Menko Kesra Aburiza, Menhub Jusman dan Mendagri). Kaki Air, daerah yang banyak air (sumber mata air) di kota Kaimana. Banyak orang mandi dipinggir jalan raya kalau kami lewat naik angkot.
(Raldi 13Mei09, diketik 21Mei09. Hari mundurnya Suharto th 1998).-
Lanjutan Tg Bicari.
15 Mei 09, nulis sambil ndengerin deklarasi calon Presiden dan wakilnya ’SBY Berbudi’, SBY Bersama Boediono. Tulisan ini menutup jumat sore sampai malam. Tadi ndengerin sambutan dari beberapa orang, 3 menteri Wagub Papua Barat dan Bupati Kaimana. Semua itu di Resto depan hotel, jadi mentri2 yang datang itu Aburizal, Jusman SD dan Mardiono (Mendagri). Mereka datang tadi siang setelah solat jumat.-
So tadi siang kitorang jalan2 critenye, naik speedboat ke Tg Bicari atau Besari atau Bitsyari, spt yang diinginkan oleh Alhabib AlMuhammad. Siapa yg berani menentang keinginan Yth Anggota MWA UI ini (Majelis Wali Amanah Univ Indonesia, semacam Board of Director yang memberi mandat pada Rektour UI utk bekerja. Jadi Rektor ini takut sama mereka, ada 29 orang semua jawaralah pokoknya), gak ada yg bisa nentang sekali beliau niat, semua harus jalan. Demikian juga niatnya utk kunjung ke Tg Bicari dimana ada makam keramat Alhamid disana. Beliau kasi perintah pada Fadil anaknya Mohdar Alhamid, maka sibuklah Fadil telpon kesana kemari. Meski nunggu lama s/d jam 3, tapi akhirnya dapat juga speedboat sekalian dengan bensinnya dua tangki membawa dua dzuriyat primata ini melaut mulai dari Kampung Seram menyusur ke kiri pinggir pantai arah timur melalui tebing2 curam dipinggir laut. Kelihatan bekas2 kikisan ombak menghambar diselingi tanaman hutan liar kadang2 ada anggrek juga yang tumbuh diantara tebing. Dasar laut kelihatan jernih bening dan indah transparan seperti bayangan dibalik kaca atau akrilik semua terlihat sampai karang dan tumbuhan laut dibawah.
Luarbiasa.... benar dan tak bohong secuilpun... Indah dan bersih bawah lautnya. Dan pesisir tebingnya... Ada gambar2 reptil dengan warna merah. Katanya manusia purba, tapi blkgan dari pak Bupati kami dengar, ini mungkin 200-300 tahun yang lalu saja. Banyak lubang mirip gua di tebing nan menjulang tinggi. Sungguh indah alam ini. Tebingnya tegas dan menantang para climbers...Pastinya dong ini surga bagi pemanjat tebing. Adakah alam yang lebih menarik dari pantai pesisir ini, ciptaan Allah tak ada duanya. Pasti sulit mencari bandingannya. Rumput laut yang ada dibawah perahu terlihat dengan jelas menunjukkan kejernihan air lautnya.
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=NweWZvuiIOk]
½ jam kira2 sampailah kami di Tg Besari. Dimana ada makam keramat dari Habib Muthahar Alhamid, terkucil ditengah hutan yang sunyi yang ada hanya nyanyi burung.
Dan makam itu ada penjaganya yang menyambut kami kala datang tadi, hitam seperti layaknya orang papua, hanya bercelana pendek lusuh tanpa baju. Ia menegur kami masyaAllah, ”Assalamualaikum..” mengagumkan sendiri ditengah hutan hanya menjaga makam. Bila anda ada waktu perhatikan videoklip saya (Tanjung Besari) makan waktu 9 menit tapi didalamnya ada penjaga makam itu. Waktu kami bersalaman tangannya hangat.-
Selesai itu kami mampir di penangkaran mutiara (betul gak istilahnya penangkaran... kaya penangkaran kura2 aja ya). Di kecamatan Sisir tapi kata pengantar kami daerah itu masih Besari. Disitu ada juga kubur keramat yg mereka sebut ’kapiten’ di tempat penangkaran mutiara itu.
Sedikit telat, kemarin saya menyaksikan Senja Indah dari arah pelabuhan Istilahnya orang sini bilang kurang ’dapat’ karena matahari tidak bulat tertutup awan hanya sebagian sinarnya saja yang terlihat. Bagi saya senja itu bahkan tiap hari tetap indah karena langsung kita liat diatas laut. Bahkan kami lanjutkan dengan mengambil foto dan video di restoran di kota yang menghadap kelaut. Bahkan di restoran itu ketika kami pesan kopi mereka tidak mau dibayar karena mereka ngenalin mobilnya pak Monas, rupanya mobil itu sudah sangat dikenal disitu sehingga kopinya mau dibayar malah tra mau.
(Ral 15Mei09 diketik 21Mei09).-
Monday, April 06, 2009
PROPOSAL PENGEMBANGAN INDUSTRI LOKAL AUTOCLAVE UNTUK APLIKASI RUMAH SAKIT
Abstrak
Sterilisasi peralatan medis pada unit-unit layanan kesehatan tersebut merupakan suatu kebutuhan yang mutlak. Infeksi nosokomial, jenis infeksi yang didapat atau timbul sewaktu pasien dirawat di unit kesehatan, saat ini telah mencapai lebih dari 1,4 juta kasus di seluruh dunia (Ditjen Yanmedik-Depkes, 2008). Untuk mencegah infeksi tersebut, dilakukan sterilisasi terhadap peralatan medik sebelum digunakan pada pasien.
Selain itu sebaran unit-unit layanan kesehatan yang sangat luas ditambah kondisi pendanaan yang kurang memadai, menyebabkan peralatan medis yang digunakan berulang-ulang rentan terhadap prosedur sterilisasi yang tidak mencukupi.
Alat sterilizer yang banyak digunakan saat ini adalah sterilizer berbasis uap (autoclave) dengan beragam tingkatan kapasitas dan spesifikasi yang umumnya dimiliki rumah sakit besar atau unit layanan kesehatan di perkotaan. Berdasarkan studi awal pengguna autoclave tersebut, sebagian besar produk autoclave merupakan produk impor sehingga memiliki harga jual yang cukup tinggi. Kondisi ini menyebabkan unit layanan kesehatan di daerah terpencil kesulitan untuk mendapatkan fasilitas autoclave ini. Selain itu penggunaan produk impor juga menghambat potensi ekonomi yang dapat diperoleh jika produk tersebut dibuat oleh daerah itu sendiri.
Kegiatan penelitian ini meliputi penelitian dan pengembangan autoclave berbasis uap dan sinar ultraviolet untuk aplikasi rumah sakit dan puskesmas di daerah terpencil serta pembangunan industri kecil dan menengah autoclave.
Tujuan kegiatan penelitan dan pengembangan ini meliputi:
1. Membuat desain dan prototipe alat sterilizer (autoclave) berbasis uap dan sinar ultraviolet untuk pengguna rumah sakit dan puskesmas di daerah terpencil
2. Merancang teknologi proses produksi masal autoclave untuk skala industri kecil dan menengah
3. Membangun industri kecil dan menengah pembuatan autoclave beserta komponen pendukungnya melalui kerjasama dengan pemerintah daerah contoh
4. Menjalin sinergi triple helix antara perguruan tinggi, industri kecil dan menengah serta pemerintah daerah dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat yang diwujudkan dalam bentuk pengembangan teknologi, produksi serta penggunaan autoclave di daerah contoh
Kata kunci: autoclave, puskesmas, rumah sakit, kesehatan, industri kecil dan menengah
Friday, December 05, 2008
Ladang Amal
Tolong Bantu Jawab SMS Ini.
SMS 2: "Aswr. Mas Gaw, di rumah ada anak yang dibuang sama bapaknya.Umur 7 tahun, cewek, namanya Ipah. Ipah minta disekolahkan. Mas Gaw maucariin orang tua asuh dong untuk Ipah, tks..."Dalam sepekan ini, saya intensif berkirim pesan singkat dengan Ibu Uun,relawan kemanusiaan di Parung Panjang. Atas jasa ibu Uun inilah, akhirnya kami, para relawan_pelangi memupuk keberanian mengetuk hati para dermawan untuk berbagi cinta Idul Adha di Desa Jagabita, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, tanggal 8 Desember 2008 nanti.
Setelah berkali-kali menyambangi langsung desa yang dimaksud, kamimelihat langsung kondisi sebuah desa yang sangat memprihatinkan. DesaJagabita, hanya satu dari beberapa desa di Kecamatan Parung Panjang,Kabupaten Bogor yang merupakan desa tertinggal. Tingkat perekonomianyang rendah, pendidikan yang carut marut, keterampilan yang minim, danakses pengetahuan yang terbatas, membuat desa tersebut dikelilingiberbagai problem. Salah satu problem terbesar adalah kesehatan. Kasus gizi buruk bisaditemui di banyak rumah-rumah di desa itu, juga beragam penyakit lainnyaseperti TBC, kaki gajah, kanker terus menggerogoti kekuatan masyarakat.Mereka sangat miskin dan semakin tak berdaya karena tak memiliki cukupuang untuk biaya ke puskesmas. Kartu Gakin sangat mahal harganya, kadangmereka harus mengeluarkan uang sampai Rp. 350.000,- untuk mendapatkankartu tersebut. Padahal, untuk ongkos ojek ke puskesmas yang sepuluhribu saja mereka tak sanggup. Pekerjaan rata-rata sebagai petani penggarap sawah dan ladang yang bukanmilik sendiri. Dengan kondisi demikian, sekolah tak lagi penting buatkeluarga miskin disana, bisa makan saja sudah bagus. Maka tak heran,jika ada sekolah yang terbengkalai, madrasah tak terurus, bangunan majelis yang nyaris roboh.
Nasib guru pun menambah pilu keterpurukansebuah komunitas, komunitas tertinggal. Ya, guru mengaji seperti Maryudiyang hanya dibayar Rp. 100,-/minggu per anak. Angka yang bahkan takpernah dilirik oleh anak-anak kita. Ibu Uun, adalah sosok perempuan berani yang tak pernah setengah-setengahberbuat untuk kampung yang bukan kampung aslinya. Ia hanya peduli padaurusan kemanusiaan, semangatnya tak pernah kendor meski beberapa kaliditeror, didatangi aparat, bahkan diusir dari tempat tinggalnya sendiri.
Saya hanya bersimpati melihat perjuangannya, agar ia tak sendiri berjuang untuk desa itu. "Kalau saya diam saja, tahun ini dan tahun-tahun berikutnya akan banyakanak-anak yang mati pak... mati karena kekurangan gizi," Wanita ini bisamenunjukkan kepada Anda, tentang Ayu yang berusia 12 tahun hanya punyaberat badan 10 kg, atau Chairul bocah 8 tahun dengan berat badan 9 kg.Ada juga Resa putri Guru Maryudi, usianya 4 tahun dengan berat badan dibawah 7 kg. Tanya sama bu Uun, berapa banyak lagi anak-anak seperti Ayu,Chairul, Resa di desa itu, saya yakin Anda tidak akan sanggup mengikutijejak langkah Ibu itu untuk menyambangi rumah-rumah yang di dalamnyaterdapat anak-anak gizi buruk atau warga lain dengan jenis penyakitlainnya. Memang kegiatan sehari tak menyelesaikan persoalan yang sudahberlangsung bertahun-tahun lamanya. Tetapi bergerak dan bergabung dalamaksi nyata, jauh lebih bermanfaat ketimbang sumbang komentar, setidaknyabantulah menyebarkan informasi ini. Oya, kembali soal pesan singkat (SMS) yang dikirim Ibu Uun dalam sepekanini, berikut saya kutipkan bunyi SMS-nya: SMS 1: "Aswr. Pak mau menolong ibu aan gak, tumor tulang parah, sekarangada di rumah saya. karena diusir sama suaminya, plus dengan anak-anaknya8 orang"
SMS 2: "Aswr. Mas Gaw, di rumah ada anak yang dibuang sama bapaknya.Umur 7 tahun, cewek, namanya Ipah. Ipah minta disekolahkan. Mas Gaw maucariin orang tua asuh dong untuk Ipah, tks..."Hmm... dua SMS dulu ya, bantu saya menjawab SMS-SMS ini. Dalam sembilan bulan terakhir, saya sudah sering menerima SMS semacam ini dari Ibu Uun. Saya minta tolong bukan karena saya lelah, tapi saya ingin berbagikesempatan, berbagi ladang amal buat saudara-saudara. Terima kasihWassalaam Gawa.
BCA KCP Cinere No. Rekening :267-106-5401 atas Mohd. Heriyadi Arifinb. Bank Muamalat Cab. Arthaloka No. 9000-251-877 an Kosirotunc. BNI Cab. Bekasi No. 001-558-7547 an Kosirotund. Mandiri KCP Jkt. Wisma Indosemen : No. 122-000-441-8870 an Kosirotun(mohon konfirmasi setelah transfer ke nomor 08128510372 denganKosirotun, ketik; nama spasi jagabita spasi jumlah)informasi lengkap tentang kegiatan ini, bisa lihat di portal warnaislamini atau di http://gawtama.multiply.com/ <http://gawtama.multiply.com/>
Tuesday, October 28, 2008
Soempah Pemoeda Bahasan Tempo
Edisi khusus 80 tahun Sumpah Pemuda dari majalah Tempo (27 Okt- 2 Nov), dengan gambar depan ada beberapa tokoh diantaranya yang saya kenal hanya Wage Rudolf Soepratman karena pegang biola, sangak komprehensif. Kalau boleh dibilang kali ini Tempo berisikan sejarah pergerakan pemuda dan mahasiswa. Untuk diingat bahwa pada jaman itu pelajar AMS saja setingkat SMA sudah dianggap hebat apalagi mahasiswa.
Mulai dari Pemuda yang mendambakan Indonesia, mereka telah menorehkan namanya dalam sejarah pergerakan menuju Indonesia Merdeka. Tidak takut pada larangan dan bedil Belanda, tidak takut dipenjara. Jaman sekarang komandan militer aja tak seberani itu… lho dididik militer untuk apa ?
Usia mereka rata-rata 20 an. Tak seperti sekarang pemuda sampai usia 49 th pun masih ngaku pemuda ? Gerakan yang sebenarnya mulai dari Manifesto Politik di negeri Belanda dengan tokohnya Moh Hatta, Nazir Pamuntjak, Achmad Soebardjo, Soekirman Wirjosandjojo adalah mereka yang memulai Indonesia diusia sangat muda.
Kongres Pemuda pertama ternyata tahun 1926 dengan tokohnya Tabrani. Panitianya ada 10 orang diantaranya Bahder Djohan, Sumarto, Jan touleSoulehuwij, Paul Pinontoan dan ketuanya Tabrani sendiri. Waktu itu malah digunakan bahasa Belanda.
Minggu 28 Oktober 1928, Muh Yamin sekretaris panitia kongres berpidato tentang persatuan dan kebangsaan Indonesia termasuk tentang perlunya bahasa persatuan ntuk menyatukan seluruh kelompok dan suku di Indonesia. Ketua kongres pemuda II adalah Soegondo Djojopoespito, yang dengan cerdas mengelabui polisi pengawas Belanda dan dengan berani pemoeda kita menggagas persatuan Indonesia.
Amir Sjarifuddin tokoh kongres pemuda II, makamnya tak bertanda di Ngalihan. Pernah menjabat perdana menteri dan menteri pertahanan, dieksekusi tanpa pengadilan. Pada kongres itu ia mewakili Jong Bataks dan menjabat sebagai bendahara panitia.
WR Soepratman memainkan lagu Indonesia Raya ciptaannya tanpa syair pada malam penutupan karena diawasi oleh polisi Belanda. Hatinya tergugah oleh sebuah artikel di majalah Timboel yang menantang komponis pribumi menciptakan lagu kebangsaan terciptalah lagu Indonesia Raya dengan birama 6/8 komposisi yang atas permintaan Bung Karno diubah menjadi 4/4 seperti lagu Wilhelmus untuk bangsa Belanda. Gubanahnnya yang lain adalah Bendera kita, Pandu Indonesia dan ibu kita kartini serta Di timur matahari. Wafat 17 Agustus 1938dikebumikan di Surabaya dan 1956 dipindah ke Tambaksegara wetan.
Kramat Raya 106, rumah itu adalah milik Sie Kok Liong, yang jejaknya tak diketahui sampai sekarang. Sekarang disulap menjadi museum Sumpah Pemuda. Pada jaman itu memerlukan keberanian tersendiri sebagai pemilik dimana rumahnya sering digunakan oleh para pemuda kita untuk rapat dan melaksanakan berbagai aktifitas pergerakan.
Masih banyak lagi yang lain. Jejak sejarah pemuda kita ini hendaknya jangan dilupakan bahkan perlu dikedepankan karena semangat dan nalarnya perlu dicontoh oleh generasi masa kini.
(Ral, 28 Okt 2008).-
Sunday, September 07, 2008
I'tikaf Perdana
I'tikaf Perdana di Masjid Attin Bermula dari SMS nya Iman bunyinya begini:
Ini SMS yang kedua, From Imansyah Saturday 06 September 9.55 AM.
Assalamualaikum para shoimin, para alhaj dtm, kami mengajak bpks utk itikaf perdana mlm minggu 6 sept di msjd. Attin, mulai pk. 23. Jng lupa bawa perlengkpn sholat,sarung, quran, sikat& makanan utk sahur. Ilal liqo fi attin.
Dikirim ke beberapa orang mungkin adalah 7-8 orang teman2 sekantor. Nah... biasanya SMS model begini ini... maaf ya... m e n a k u t k a n... hiiii bener gak sih ?Kenapa jadi menakutkan ya ? padahal sebaliknya niat baik dari Iman itu seharusnya ditanggapi dengan senyum, sambil mengucap "Alhamdulillah kita sudah diingatkan kembali oleh sohib Iman untuk mengingat Allah lebih khusu' lagi."Tapi guyz.. Emang aktivitas ini bukan sesuatu yang gampang koq... Bener deh.Terutama untuk mereka yang belum pernah melakukannya. Bagi mereka yang sudah pernah sekali dua kali i'tikaf kesulitannya lain lagi... ya itulah... bagaimana mempertahankanya agar lebih bisa meningkatkan frekwensinya. Dan puncaknya di 10 hari terakhir Ramadhan kalo bisa sih kita tinggal terus di masjid.Pernah saya bilang sama Rusdi (sohib yang masih up and down), "Halangannya itu setinggi gunung Rus..." Bahkan saya sering ngeledek bang Rusdi Malin ”Bang ente jangan tiarap dong kalo ada tembakan SMS i’tikaf.” Untuk mereka yang sudah berkeluarga biasanya halangan malah datang dari...maaf lagi saya musti bilang... dari istri. Hal yang wajar kalau istri lebih suka suaminya selalu berada dirumah, apalagi dimalam hari. Sehingga banyaklah alasan untuk melarang suami pergi itikaf ke masjid. Dan biasanya suami nurut sama istri karena memang lebih enak tinggal di rumah dimalam yang dingin apalagi kalau cuaca mendung diselingi dengan hujan rintik2. Itulah yang saya bilang halangannya setinggi gunung. ”Kan sholat tahajud bisa juga di rumah” demikian kata istri tercinta. Maka lumerlah hati para suami, nurutlah dia apa kata istrinya.
Halangan lain adalah dari diri kita sendiri. Rasa malas itu ada dalam diri setiap manusia. Sehingga kadang2 untuk mengalahkannya kita perlu dorongan dari luar, misalnya seperti SMS dari Iman tadi salah satunya. Kemudian saling memberi semangat antara kawan. Jadi kalau rasa malas ini bergabung dengan rayuan istri untuk tinggal di rumah saja, maka mantaplah hati kita untuk...TIDAK PERGI ke Masjid. Nyenyaklah kita tidur dirumah sambil dikelonin sama istri. Berat nggak tuh halangannya... setinggi gunung nggak tuh hambatannya. Gunung aja masih gampang didaki, tapi rayuan istri...mana tahaaaaannn.-
Jadi untuk mereka yang sudah bisa melewati berbagai hambatan itu maka Berbahagialah... karena anda telah lulus dari ujian yang maha berat. Terimalah ucapan selamat dari saya, karena anda segera akan menerima limpahan kasih sayang dari Allah SWT.
Anda telah memenangkan perang yang maha berat, perang melawan diri sendiri. Mengalahkan musuh yang nyata sungguh lebih mudah daripada mengalahkan musuh yang bersarang di hati kita sendiri.
I’tikaf perdana ini dimaksudkan untuk membiasakan diri menjelang 10 hari terakhir nanti. Boleh dibilang warming-up menghadapi saat2 terakhir Ramadhan dimana dahulu nabi beserta keluarga dan sahabatnya berada di masjid untuk membaktikan diri pada Allah semata. Waktu untuk berpikir tentang agama Allah, untuk kita merefleksi diri, untuk mengambil putusan2 yang mengubah diri kita dimasa yang akan datang. Untuk menghimpun kekuatan dan keyakinan bila menghadapi masalah yang berat dalam kehidupan. Justru disinilah kita diberi kesempatan dan kekuatan untuk selalu berada di jalan Allah.-
Saturday, September 06, 2008
Kamera Handphone
Ini judul spesial yang jarang jadi topik tulisan2 saya sebelumnya. Biasanya orang akan berusaha menulis sesuatu yang kayanya berbobot gitu loh... Tetapi sekarang saya tidak berpikir model begitu, kalo mau nulis ya nulis aja gak usah dibikin sok berbobot. Kesempatan berekspresi, apapun juga adanya, buat saya lebih baik ya dinyatakan saja tanpa memikirkan berbagai macam kendala ini itu.
Jadi begitulah kiranya, maka saya menulis topik kamera handphone ini. Sony Erricson yang biasa saya sebut Soner tipe w800 adalah HP ke 2 saya sebagai cadangan. Tahu gak darimana saya beli HP ini ?
Tebak dulu dong?
Dari tukang handphone?
Weeee... Salah!
Hayo darimana ? Ntar dikasi hadiah deh kalo tebakannya bener..
Di cup cup 2x kiri kanan...
Heh... enak disitu gak enak di saya tau!
Udah gak tahu ya...
Beli dari istri saya... hik hik... kaya kurang kerjaan ya suami istri koq jual beli.
Sebetulnya kan saya sudah pakai Nokia tapi istri saya tuh dah lama pakai Soner w800. Nah suatu saat for some reason kami dapat 2 handphone E90 jadi gantilah kami. Nah dari dulu tuh saya naksir sama HP istri saya karena itu tuh.. HP itu spesial walkman jadi sound kalo dengerin lagu bagus kualitasnya. Sedangkan saya sering banget dengerin mp3. Udah gitu kameranya lumayan bisa 1.3 MP untuk ukuran sebuah HP yang kecil gitu apalagi waktu baru keluar bbrp th y.l. sangat lumayan. Jadilah akhirnya saya minta ke istri HPnya sedang HP lama N93 saya kasi ke adiknya.. Tapi biasalah... gak dikasi. Akhirnya saya bilang "Saya beli deh..." Dia setuju, saya cicil 2x, jadilah saya punya hp cadangan satu.
Lalu sejak ngeblog baik di blogspot maupun di wordpress, saya sudah beberapa kali masukin video clip. Suatu saat saya berpikir mengapa tidak saya jadikan keistimewaan blog saya saja video clip ini. Begitulah kemudian saya banyak shoot macam3 tak karuan dengan kamera handphone baik E90 mauoun w800. Masing2 ada lebih kurangnya. Kalo E90 gambarnya lebih tajam tapi makan memori lebih banyak daripada w800. Kira2 perbandingan memorinya hampir satu banding 10. Kalo ngeshoot pakai E90 selama 1 menit makan memori 10 MB tapi dengan w800 hanya 1 MB. Tapi pixelnya lebih banyak dg E90 jadi tajam kalo digedein gak pecah.
Dan saya bikin tripodnya spesial untuk dua HP saya itu. Walaupun saya sering diketawain orang karena tripod saya itu dibikin dari karton2 bekas... jadi rada2 kaya gembel gitu. IStri saya sering marah2 kalo saya ngluarin tripod karton ini didepan orang2. Saya bilang: "Kenapa musti malu, orang kita gak korupsi koq... yang musti malu kan orang yang korupsi makan duit rakyat."
Waktu tampil di Java-Jazz bulan Maret yang lalu saya gunakanlah kamera saya wboo dengan tripod karton ini. Dan saya letakkan menghadap saya diatas speaker. Crew JJ nya bilang "Wah kreatip juga nih pemain band... dia nyorot dirinya sendiri." Emang itulah maksud saya.
Pertunjukkan yang makan waktu 45 menit itu tentu jadi makan banyak memori . Ngedit potong sana sisni dengan ganti format dari 3gp ke AVI terus ke 3gp amr dan terpotong karena pakai software beta version yang ngedownload dari internet, akhirnya jadilah image nya semacam ini. Silakan lihat hasil jepretan saya dengan mencuricuri waktu kerja saya di kantor (yang kebanyakan juga emang nganggur sih...).
...wah sorry ada problem gak bisa di upload... payah banget nih blogspot, tiap kali saya gagal ngupload video.. Itu juga sebabnya knp sy lebih sering make wordpress.-
Lihat di youtube aja deh:
http://www.youtube.com/watch?v=4HnvRTLP6hk
di klik disitu ya.-
Wednesday, August 20, 2008
Berjalan di tengah arus sungai
Cerita ini merupakan lanjutan dari cerita sebelumnya mengenai senior Kapa. Foto rafting diatas mengingat saya pada pengalaman yang tertulis dalam judul diatas, berjalan di sungai. Sekaligus memperkenalkan kakak senior kita di Kapa yang saya hargai. Dia yang menjadi mentor kami di akhir perjalanan menentang arus kali penuh batu ini.
***
Berempat kami mulai perjalanan di pinggir sungai. Terus berjalan mencari sesuatu... saya lupa apa yang dicari. Harry, Ican saya dan Wirya terus sambil ngedumel jalan tak berhenti. Entah ide siapa... atau mungkin juga disuruh... saya lupa dan memang banyak peristiwa yang lupa karena sudah terpisah waktu 33 th lalu. Kami terjun ke sungai dan berjalan di tengah arus, sambil mencari sesuati sebagai tugas yang dibebankan pada kami. Namun apa yang dicari tak kunjung ketemu padahal waktu telah lewat satu jam. arah jalan terus menanjak air makin lama makin tinggi. Kalu mula2 hanya sedengkul kian lama sampai ke dada. Wirya yg lebih pendek sudah maki2 semua senior. Ransel di punggung tak usah ditanya seisinya basah semua. Untung tak ada makanan karena korned dan abon tadi pagi sudah dirampas oleh si biang kerok mas Wid (Alm). Sepagi sampai sore nanti kami tak boleh makan. Dah tentu kalau masuk sungai begini bakal masuk angin. Hampir dua jam jalan di sungai dengan celana baju dan sepatu basah... diujung ada suara ter-kekeh2 diatas batu... Rupanya ada mentor kita. Nih saya lukiskan seperti apa dia kira2...
Jaman dulu tuh ada cerita silat yang pengarangnya namanya Gan K.L. Bukunya itu ber-jilid2, saya sendiri hanya membaca tidak sampai 10 jilid saja. Era itu judul cerita silat ini ngetren banget... Nah apa kira2 judulnya ?
Ayo siapa bisa nebak judulnya ? Kalau pembaca termasuk golongan penggemar cerita silat pasti tahu tuh buku GAn K.L. ini.
Nah ini judulnya:
P A N J I T E N G K O R A K...
Wuah ngeri kan ?
Di cover bukunya sebelah pojok kanan atas ada gambar dua tulang bersilang dan gambar tengkorak ditengah atas. Mengapa saya ilustrasikan gambar cover ini, kawan... Pasti dan sudah barang tentu karena gambar tengkorak itu amat mengerikan...
Dan... mohon maaf beribu kali... tak ada maksud saya untuk men-jelek2an rekan senior yang amat saya hormati. Amit2 sekali lagi saya mohon maaf, bualan ini justru untuk menunjukkan berbagai kelebihannya dari yang lain.
Tubuh pendek dan gak gemuk kaya bang Anton. Gigi ompong ditengah sehingga calingnya 2 di kanan kiri menonjol. Biasa bercelana pendek dengan sepatu bot tentara cibaduyut. Jidat nonjol rambut sedikit memanjang dibelakang.
Memang wajahnya mirip sekali dengan yang di cover buku silat Gan KL itu.
Karenanya dia sering kita panggil si Panji Tengkorak... dia hanya tersenyum ter-kekeh dan tak pernah tersinggung... dan beliau sahabat kapa senior ini tak pernah marah.
Justru inilah keistimewaannya yang utama:
HATINYA SELEMBUT SUTRA...
Selalu siap membantu kawan siapa saja. Ransel terisi penuh dengan tenda dan ponco untuk keperluan semua. Dan bila saya tak salahingat rokoknya kalaitu merk Gold-Bond... betul gak tuh bang Benny ?
Sejak saya lulus th 1978 sampai sekarang saya tidak pernah lagi bertemu dengan dia... jadi sdh lewat 30 th ya... gile cepet banget waktu berlalu.
Di akhir jalan sungai itulah beliau memberi banyak petuah dan petunjuk pada kami, tentang alam dan tentang apa yg seharusnya kami lakukan.
Jadi siapakah senior berhati generous ini... dialah
URIP
Saya lupa nama panjangnya... o iya inget deng...
UUUUUURRRRRIIIIIPPPP
Beliau lebih terkenal sebagai Urip si Panji Tengkorak... Uurriippp gimana kabar lo rip... gue kangen ama lo kita gak pernah ketemu ya... anak udah berapa...eh salah ya... cucu udah berapa ?
Aduh kalo udah lama begini inget kawan lama... rasanya gimana gitu. Apalagi sama sejenis manusia berhati lembut seperti Urip ini. Sederet dengan Urip ada Widiastomo dan Eddy Kasim. Kemarin ketemu ya waktu Sabtu Homecomingday.
Semoga Urip selalu dikaruniai kesehatan oleh Allah SWT...
Rip... kalo baca tulisan ini telpon ya 0816-1992186.-
@20 Agustus 2008 - Semoga Indonesia bisa maju dan sejahtera... Merdeka !
Tuesday, August 05, 2008
Tubuh Pendek Otot Baja
Melanjutkan cerita tentang para senior Kapa yang saya segani, kali ini mengenai rekan senior yang bertubuh pendek. Sementara belum saya sebut namanya.
Pertama saya mau nyritain dulu beberapa hal yang istimewa dari beliau. Diantaranya... dan ini yang paling saya kagumi dan senangi. Si pendek putih ini kalau kita naik gunung bersama selalu berinisiatif untuk masak. Dan masaknya sama sekali tidak egois tetapi selalu untuk kepentingan makan semua. Jadi bisa dibayangkan betapa tinggi rasa sosialnya abang kita ini. Dan terusterang saja semua jenis bumbu masak sudah ada di ranselnya. Jadi kita2 yang lain ini boleh dibilang tinggal menikmatinya saja. Awal mulanya saya mengenal beliau sungguh gak enak karena itu ma'.. bacotnya kalo ngeledek orang nylekit mek. So wajarlah kalo in the beginning rada2 benci ama beliau. Tapi begitu udah naik gunung pandangan saya 100% berubah. Saya jadi berbalik amat menghargainya.
Nah ini yang lain lagi keistimewaannya. Kalo kita naik bareng beliau ini selalu membawa ransel yang luarbiasa beratnyanya karena berisikan semua peralatan umum termasuk tenda buat kita2. Dan ranselnya itu saking penuh isinya, jadi padat dan tingginya 2x badannya karena beliau ini rada2 pendek alias kontet. Tapi seperti judul diatas walaupun badan kecil tenaga dan kekuatannya luarbiasa. Kalo saya coba2 ngangkat ranselnya... aduh... ampyun deh... berat banget. Tapi beliau tuh rela ngangkatin beban buat kita2 yg lain.
En suatu saat, waktu udah sampe diatas... Tahu2 beliau teriak keras banget:
"Bangsat... sialan... pantes berat banget nih rasanya ransel gue... siapa nih yang jail narok palu gede banget didalem ransel gue?"
So guyz, jadi ada rekan yang kurang ajar masukin palu gede diem2 kedalem ranselnya abang kita ini. Padahal ransel itu sendiri sudah penuh oleh barang2 tuk keperluan bersama. Dan guyz nih temen yagn jail itu ampe sekarang gak ketahuan siapa. Emang kurang ajar banget tuh temen yg satu itu. Saya sendiri gak tahu siapa tuh orangnya.
Ada lagi kehebatannya temen ini, yaitu beliau doyan mijitin orang... dan pijitannya ma' enak banget. Saya rasa ampe sekarang juga masih enak tuh ntar kalo ketemu orangnya coba aja minta dipijitin.
Coba tebak orangnya ya...
pendek...
putih...
kalo dulu badan rada padet keras... sekarang gembur dan agak buncit perut.
Sekarang da pensiun... tapi yang namanya orang pinter... beliau kepake lagi di banyak perusahaan lain dan gajinya tahu gak berapa sebulan sekarang ini ?
Kira2 aja ya... ampir sama sama SBY.- nah tahu kan kira2 berapa.
Itulah abang yang saya segani
A N T O N K A T I L I
Percayalah... orangnya masih kaya dulu jujur dan ...'cablak' mulutnya.- Tolong cari di wikipedia cablak artinya apa.
Setahu saya ada 3 adiknya di FTUI, 2 diantaranya jadi dosen (Prof Irwan Katili, Ketua Dept Teknik Sipil FTUI, dan ibu Sari Katili dosen senior metalurgi). Satu lagi Imran gak tahu dimana(alumni elektro).
Ini crita saya kumpulin dulu ke desi. Kalo pas untuk dimuat silakan kalo nggak ya delete ajalah. Dan untuk bang Anton bila ada kata2 saya yg nyinggung perasaan, saya mohon maaf. Percayalah tak ada maksud apa2 selain rasa kekaguman saya yg saya ekspresikan lembar demi lembar untuk para senior Kapa.-
(Raldi A. Koestoer, 05 Agustus 08).-
Monday, August 04, 2008
JAVA JAZZ 04 Maret 2007
Blogger mania,
for some reason please connect to:
http://koestoer.wordpress.com/others/java-jazz-04-maret-2007/
The complete article was alread publish on my other blog.-
Thanks,-
Tuesday, July 29, 2008
Homecoming 1
Foto=foto berikut ini kebanyakan diambil dari milis alumni_ftui@yahoogroups.com dan juga dari emdee2008.multiply.com kepunyaan sahabat karib Montery Darwin.
Friday, July 25, 2008
Dekan FTUI and the Gang
Dekan FTUI n the Gang
--------------------------
Ini band yang dibikin dadakan menjelang Homecoming Day UI 26-27 Juli 2008.
Intinya membawakan lagu2 ciptaan Dekan FTUI Prof Dr Ir Bambang Sugiarto.
SMS dibawah ini merupakan komunikasi dg Endro seksi hiburan HCD supaya bisa dpt slot, karena sdh banyak (puluhan) band yg akan naik panggung sedangkan DFG sampai rabu kemarinpun blm daftar. Yah terpaksa gerilya deh...
--------------------------
SMS dari susiok Aswil.
pak de/pak ral,
panitia HCD minta info siapa aja yg akan tampil, berapa lagu dan apa nama lagu serta peralatan musik apa bawa sendiri.
mohon dikabarkan ke 0816705705 (Endro S)
SMS Raldi to Endro
Group - Dekan FTUI and the Gang - Anggotanya:
1. Dekan FTUI Prof Dr Ir Bambang Sugiarto M.Eng. Pak De (lead vocal)
2. Raldi - Alumni Teknik Mesin M73 (flute, vocal)
3. Nanta - Alumni Teknik Mesin M80 (Bass)
4. Iyan - Mhs Mesin 2006 (Keyboard)
5. Michel - Mhs Mesin 2006 (drum)
Alat yg dibawa sendiri hanya gitar bass dan flute. Kboard n drum minjem yg ada dipanggung aja. Pak De akan mbawain 3 lagu ciptannya sendiri (hebat kan... Emang SBY aja yg bisa nyipta lagu.. do’i lagu cengeng lagi). Kalo bisa dpt slot mg siang jam 2 an. Kl bs lagi ditengah antar 2 group yg top biar ikut ngetop. Gitu loh tlg diusahain.. Kan sesama Teknik. Sorry banget Endro kemaleman td lobat, abis ngambil video lupa dimatiin. From Raldi.-
Cc Pak De, susiok Aswil, Nanta, Nandy (bala teknik tlg disuru nonton).
SMS Ral to Endro
Mas Endro, gmn... apakah Dekan bisa dpt slot utk tampil with the gang, minggu jam 2 an ? Salam, Raldi.-
Jwb SMS En to Ral
Tadi aku kordinasikan, slot untuk yg diminta jatuhnya jam 13 di Co Stage Taman, mas. Dan peralatan yg diminta akan dipikirkan pemindahannya dr Co Stage Balairung. Thx.-
R to E
Kami perlunya cuma drum n kboard aja koq. Biasanya kan udah ada di panggung ?
E to R
Betul mas. Tp kita punya 3 panggung. Dan di panggung taman itu, malam hr sebelumnya (malam minggu) juga ada peralatan bandnya.
R to E
Ya gitu jg udah ok banget koq yg penting bisa tampil. Nanti sy posting di milis biar bala teknik pd nonton. thx ya.-
Monday, July 21, 2008
Automobile Exhibition 2008 Jakarta July 13-20
Indonesian International Motor Show, was held from July 13 to 20 at Jakarta Hilton International Convention Center.
The videoclip will show the ambience.
http://www.youtube.com/watch?v=QEXd4UCEUHE
Raldi A. Koestoer
Stay with Japanese car.-
Tuesday, July 15, 2008
Mesin Potong
Universal CNC Cutting Machine, bisa motong pelat lebar 3 meter tebalnya bisa 15 cm. Sayalihat dimiliki oleh PT Dian Satya, ini teman saya punya (perusahaannya) si Yahya.
"Ngapain lo punya mesin kaya gini ya" sy tanya ke dia.
"Kalo punye mesin ginian, orang kaga nanye2 lagi Ton, mereka ude langsung percaye" demikian kate si Yahye (Betawi).
Bole juge ni orang, kate aye.-
Saturday, June 14, 2008
Lomba Robot Nasional
hari ini dan besok (14 dan 15 Juni 2008) di balairung univ indonesia berlangsung lomba robot nasional yang disebut dengan KRI dan KRCI, yang artinya Kontes Robot Indonesia dan kontes Robot Cerdas Indonesia. Lomba ini diselenggarakan oleh Depdiknas setiap tahun dan yang jadi pemenangnya akan terus ikut kejuaraan robot tingkat dunia.
KRI kali ini temanya 'Robot Panjat Pinang' sedangkan KRCI membawa tema 'Robot Cerdas Pemadam Api'.
UI sendiri punya tim yang bernama TRUI (Tim Robot Univ Indonesia). Anggotanya terdiri dari mahasiswa Fak Teknik (terutama yang banyak dari dept Mesin dan Elektro), Fasilkom dan FMIPA. Seperti biasa tadi pagi lomba ini dibuka oeh Mendiknas sendiri. Penontonnya banyak dan ramai. Boleh dibilang ini merupakan lomba gengsi antar Perguruan Tinggi. sekarang ada omba tingkat regionalnya dari 1 s/d 4. Dan mereka yang jadi pemenang pada lomba regional dan di seeded bisa ikut lomba nasional seperti yang sedang berlangsung sekarang ini.
Saya kurang tahu awalnya kapan lomba ini diadakan, mungkin tahun 1998. Dan dari sejak mulai sampai sekarang juara umumnya selalu tim dari PENS-ITS (Politeknik Elektronika Nasional Surabaya). Robot mereka memang canggih2 dan selalu saja memenangkan lomba dengan mutlak.
Peserta KRi diikuti 24 pt, diantaranya: Institut adhi Tama surabaya, ITB, ITS, Poltek Batam, Bengkalis, Caltex riau, PENS, Polman Bdg, Polman Timah, Poltek Neg Malang, padang, sttn Yogya, STMIK Medan, Univ Bayangkara Sby, brawijaya, Budiluhur, UGM, UI, Hasanuddin, Uni Islam S agung Semarang, UNS, UN Yogya, UPN Veteran jakarta, UPI.
Untuk KRCI ada Divisi senior Beroda (14 PT) , Divisi senior Berkaki (10 PT), Divisi Expert single (8 PT) , divisi Expert Swarm (5 tim).




